Memoar Lama

pertama kali ku bercerita disini
semoga ku menemukan arti dari semua tanya
mencoba menutup luka, setelah dua bulan menunggu lamanya
entah kenapa, kau tiba tiba berubah tanpa pertanda
meninggalkan tanya, mengiris dalam tanpa jejak dan menghilang

aku masih menunggu, menanti jawab dari hati yang terdalam
kemana ku harus mencari, jika kau tak pernah anggap ku berarti
aku kehilangan arah, tak bisa melangkah kehabisan darah
replika dirimu terikat dalam pikiran, aku melangkah seperti kau biasa bercanda

aku kehilangan yang biasanya mengisi, sebuah luka yang kembali terbuka
keseimbangan kini berganti, goyah dalam pikiranku
merusak semua timeline kerja beberapa hari

ku dengar kau bercerita bahagia, kau tau perih saat ku dengar kau bercanda
kau bilang biasa saja, tapi perasaan ini tak bisa
kau sadar aku sudah terlalu dalam, mungkin lebih dalam dari palung samudra
ku lihat kau tersenyum, namun dihadapan dia yang kau suka

kau hilang, aku harus menjauh
berikan kau sedikit ruang, mengejar mimpi dan apa yang kau suka.
ada yang bilang aku tak akan pernah mencari lagi
dan baru kini aku mengerti jawab dari tanya saat dulu masih bersama
sakit, meradang membuat sesak tak bisa menahan
aku pergi bukan tak ingin mencari, karena sesak menghambat buat tak bisa bergerak

kini kau bersamanya lagi, aku tau kau bilang tak ada yang perlu dirisaukan
biasa saja kau bilang, aku mengerti tapi hati tak bisa
kau bilang biarkan aku terbang bebas, aku mengerti
kau bilang aku tak stabil dan hanya buat mu kuatir, aku mengerti
kau bilang aku ingin berbuat sesuatu untuk mereka yang kusayang, aku mengerti


tapi aku bilang, kenapa tak kau sampaikan sedari dahulu saat mendung menggantung dilangit.. dan kau diam, seakan hanya guntur yang dibutuhkan hujan.

Komentar

Postingan Populer