Minggu, April 17, 2016

Raksa Hati

jembatan yang lapuk bertopang pasak kokoh
bangunan tinggi mampu roboh, meski pondasi kokoh
bila mana hati?
ia bukan pondasi, bagiku ia hanya "kerikil"
umpama oksigen, sayang ia hanya "zat air"
gerbang menuju empati, tepatnya...

bahas kedengkian, hati terdepan berujar
bahaya! hati makin berkata, racunnya menyebar beraksa!
tegarlah! tundukkan emosi membara!
kunci rapat hati dalam ruangan dingin berkedap!
dalam dingin, hanya hati yang mampu hangat.

mampukah? mampu.
kita adam berakal,ciptaan tuhan maha sempurna
akal terefisienkan bila hati terpakai
tuhan takkan kau pikirkan apa yang kau rasa kekurangannya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Follow Us @soratemplates