Sejenak Kabur ke Cumbri..

karena tujuan dari kita hidup adalah sebuah pencapaian-pencapaian. 
Sebuah kalimat bijak, yang saya rasa mampu mudah teringat dan terpatri, kita kita mampu ataupun akan mencapai hal tersebut. Pencapaian.  


sebagai mahasiswa akhir (dulu) kepenatan dalam mengerjakan sebuah tugas akhir tak terelakkan dari benak kawan-kawan angkatan seperjuangan dulu, selalu ingin kepenatan yang kami rasakan kami hilangkan dengan cara masing-masing. tidak salah, karena kami hanya takut depresi mendera kami dan mencederai pikiran kami dalam bergumul terhadap skripsi.

oke. itu terlalu dalam dan ruwet. SKIP.

saya terhitung agak susah menemukan sahabat yang mengerti tingkah laku saya, maklum saya terhitung agak terbuka namun sebenarnya saya agak pemalu, saya agak sulit menemukan teman yang benar-benar mengerti "who is me", salah satunya orang ini, Denov Sabta Jana.

kami berdua di dalam catatan ini butuh tempat untuk menyepikan diri; butuh menemukan zen  dalam tubuh kami, dan tentunya sejenak melepas penat dari tugas akhir yang padahal kami selesai hampir paling terakhir. Ealah. 

''Kemana kita akan kabur dari hiruk pikuk dunia yang penuh palsu ini?'' sahut Denov ketika itu.

"Cumbri aja, kan dikau belum pernah kesana" ujarku ringan,.

tanpa ba-bi-bu lagi kami langsung mempesiapkan peralatan seadanya; kompos portable, gas isi ulang, makanan yang kami beli di minimarket outlet yang selalu ada di perkotaan dan beberapa pakaian  untuk beribadah di puncaknya. suer untuk yang narasi terakhir ini, serisan kok. Huehehehe.

berangkat ke arah perbatasan wonogiri akhirnya kami sampai di tujuan..

Here We Go Then.....

salah satu pose saya yang paling ketjeh!
Jangan heran kalau kami diatas karena jujur, lokasi ini sangat jarang dikunjungi oleh masyarakat Ponorogo dan perbatasannya Wonogiri, jadi tenang aja disini kalau lagi ramainya hanya ketika hari libur. Saya pribadi lebih menyarankan untuk kesini ketika waktu luang, yaitu sore hari, karena cuacanya cukup bersahabat; Ponorogo panas. Udah jangan tanya lagi.

Kebetulan ketika kami disana waktu lagi langitnya agak gelap, untungnya aja gak hujan (meskipun di beberapa kejadian kami kesini, kadang gerimis) tapi silahkan menikmati saja kesini.

"Kenapa Sih dinamakan Bukit Cumbri?"
Saya akan jawab, tapi sepertinya saya butuh mbah google untuk menjawabnya... 


Oke, Aku tanya mbah google dulu, Eh, dimana yak?
Oke. Skip..

Sepengetahuan saya, cumbri itu terletak di desa Pager ukir, perbatasan Wonogiri dan Ponorogo, yang artinya berbatsan dengan 2 kabupaten yang berbeda. dahul kala konon, ada sebuah burung yang tingga di kawasan perbukitan ini, yang disebut oleh masyarakat sekitar sebagai gunung BERI, lamban laun burung tersebut sering turun ke lereng lereng bukit dan memangsa hasil peternakan petani, mulai sapi, kambing, ayam dan mungkin saja mantan. Ayolah.

Dongengnya, suatu malam bulu burung tersebut berguguran dan bercecer di atas bukit ini, sang burung tidak bisa terbang dan nyangkut di celana, eh tersangkut di tebing bukit dan kemudian tewas, hingga sampai sekarang, masyakarat desa sekitar menyebutnya "bukit Cumbri".

Untuk Pemula, Kesini Aja!

Untuk seluruh pemula, pemula yang baru pacaran, pemula baru lulus kuliah, pemula pengin naik gunung, gak ada salahnya dicoba untuk naik bukti ini gengs! kenapa sih berani ngomong begitu?

1. Kemudahan untuk transporasi
2. Tidak memakan waktu, namun bagi kalian yang ingin lama lama disini juga silahkan.
3. Keindahan yang ditawarkan cukup unique! suer!

Gak ada salahnya pagi kesini !

Yang punya blog mah suka suka!
Jangan lupa jaga kebersihan bukit ini ya gengs! soalnya saya beberapa kali kedapatan anak anak yang ngaku pecinta alam tapi malah ngotorin, vandalisme, jangan berlebihan, jaga alam ya...

sampai jumpa di cerita saya yang lain!

Komentar

Postingan Populer